Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Jumat, 02 Juli 2010

Ditelepon Scammer? Waspadalah!


00.08 | , , ,

Banyak jalan menuju Roma. Kira-kira seperti inilah konsep yang tengah diandalkan para Scammer untuk memangsa korbannya. Scammer biasanya meminta identitas korbannya dengan terlebih dahulu menawarkan iming-iming akan diberi uang jutaan dolar. Identitas ini kemudian akan digunakan untuk membuat kartu kredit atau akun lain yang tagihannya akan dilayangkan ke si korban.


Baru-baru ini, Symantec menemukan metode baru penipuan yang dilakukan oleh para penjahat maya. Sebuah perusahaan yang bernama Online PC Doctors (www.onlinepcdoctors.com), baru saja terdeteksi oleh Symantec. Perusahaan tersebut menelepon para pengguna komputer yang menggunakan agen telepon langsung. Dalam upayanya ini, mereka berusaha menakuti para pemilik PC bahwa PC mereka sudah “terinfeksi.”


Bila agen tersebut berhasil membujuk pengguna bahwa komputer mereka sudah terinfeksi, lantas mereka akan menawarkan koneksi jarak jauh (remote) ke komputer pengguna untuk “menyehatkan” PC pengguna. Padahal hal sebaliknyalah yang terjadi. Sudah bisa ditebak, agen tersebut berbohong dan melaporkan adanya infeksi malware yang serius pada komputer si pengguna.


Untuk lebih meyakinkan, agen tersebut akan berusaha menenangkan si pengguna PC bahwa ada layanan canggih untuk mengatasi masalah malware tersebut. Gratis lagi. Nah, di sinilah Online PC Doctors mulai beraksi. Pengguna akan dimintai semua informasi yang relevan, termasuk kartu kredit ke email Online PC Doctors.


Sayangnya, sistem keamanan dari sejumlah software yang ada saat ini, belum dapat melindungi para pengguna PC dari “rayuan” semacam Online PC Doctors. Satu-satunya cara untuk menghindari hal ini adalah segera menutup telepon begitu menerima panggilan yang mengatasnamakan Online PC Doctors.


Untuk melihat video penggambaran scam ini, silakan kunjungi link berikut

http://www.symantec.com/connect/blogs/technical-support-phone-scams.


You Might Also Like :


1 komentar:

Manchester United Tech mengatakan...

wah bahaya nih...

Posting Komentar

Tuliskan komentar, pertanyaan, serta saran dan kritik