Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Tampilkan postingan dengan label iPhone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iPhone. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Juli 2010

26% iPhone Rusak Dalam 2 Tahun

Posted On 22.53 by Gume Online 0 komentar

Satu hingga dua dari empat iPhone hanya bisa bertahan selama dua tahun. Perusahaan penyedia layanan konsumen iPhone SquareTrade menyebutkan, 26 persen iPhone rusak setelah digunakan selama dua tahun.

"Angka 26 persen sudah sangat baik, karena persentase ini menurun dari sebelumnya," kata Vice President Marketing SquareTrade Vince Tseng.

Pasalnya, survei serupa yang dilakukan SquareTrade tahun lalu menemukan, persentase iPhone yang rusak dalam dua tahun mencapai 31 persen.

Berdasarkan data yang dikumpulkan SquareTrade, rata-rata kerusakan iPhone yang dikeluhkan justru karena kecerobohan dari penggunanya sendiri.

Sebanyak 21 persen melaporkan iPhone mereka mengalami 'kecelakaan' seperti terjatuh atau tersiram air. Selain itu, ada juga beberapa konsumen yang mengeluhkan masalah hardware.

Mengutip data SquareTrade yang menyurvei 25.000 konsumen iPhone, Tseng mengklaim, versi 3GS lebih kuat dan tahan lama ketimbang pendahulunya, iPhone 3G. "iPhone 3GS lebih kokoh dan lebih tahan goncangan ketimbang iPhone 3G," katanya.

Lalu bagaimana dengan iPhone 4 yang akan segera menyambangi pasar mulai besok? Apakah akan lebih kuat dari iPhone 3GS? Buktikan saja nanti!.(detik)


Aplikasi iPhone untuk Cek Mata

Posted On 22.51 by Gume Online 0 komentar



Sekumpulan ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat, mengembangkan sebuah aplikasi iPhone yang bisa digunakan untuk memeriksa mata.
Aplikasi bernama Near-Eye Tool for Refractive Assessment (NETRA) ini berfungsi sebagai alat tes kesehatan mata, melakukan diagnosa, dan memberi saran kacamata yang dibutuhkan.

Ramesh Raskar dari MIT menyebutkan, NETRA yang dikembangkan bersama timnya ini merupakan alat pendeteksi mata yang cukup canggih, mudah digunakan dan harganya terjangkau.

Pasien cukup menguji penglihatan mereka dengan menatap lensa plastik kecil yang dipasangkan pada layar iPhone. Tes seperti ini dilakukan sebanyak delapan kali untuk setiap mata. Kemudian, aplikasi tersebut akan menganalisa hasilnya dan menampilkan resep atau saran terbaik hanya dalam hitungan menit.

Dalam tes tersebut, pasien menekan tombol untuk mencocokan posisi serangkaian warna hingga mereka tumpang tindih. Semakin sering mereka menekan tombol, artinya semakin buruk tingkat penglihatan mereka.